5 Lokasi Terbaik untuk Foto Prewedding di Jakarta

5 Lokasi Terbaik untuk Foto Prewedding di Jakarta

Hari pernikahan segera tiba, saatnya untuk mencari lokasi foto prewedding di Jakarta yang paling tepat dan cocok. Terdapat banyak pilihan, namun setiap tempat menawarkan nuansa berbeda serta unik sesuai kebutuhan individu dengan karakteristik masing-masing.

Berdasarkan penjelasan resmi, foto prewedding adalah sesi pengambilan gambar yang dilakukan sebelum pernikahan itu sendiri. Sesi foto tersebut bisa berlangsung saat pertunangan hingga adat-adat tertentu yang berlangsung sebelum agenda sakral pernikahan tiba.

Meski begitu, saat ini foto prewedding lebih sering dikaitkan dengan sesi pengambilan gambar yang dilakukan pada suatu lokasi, menerapkan konsep tempat serta pakaian, hingga elemen lainnya sebagai pendukung. Hasil foto tersebut akan digunakan untuk berbagai macam keperluan.

Apa sajakah keperluan tersebut ? Ya, tak lain dan tak bukan untuk undangan, pajangan saat acara pernikahan, dokumentasi pribadi yang bisa disimpan sampai masa tua, dan lain sebagainya. Maka dari itu, pemilihan lokasi foto prewedding di Jakarta sangat penting untuk dipikirkan.

Bagi Anda yang hendak melangsungkan pernikahan dan sedang menyambangi ibu kota, tak ada salahnya untuk melihat beberapa lokasi foto prewedding di Jakarta. Tak kalah menarik, konon terdapat sejumlah destinasi ciamik sebagai latar tempat sesi pengambilan gambar tersebut.

Tempat-tempat yang akan disebutkan di bawah ini, sejatinya mudah dijangkau dan tak akan menghabiskan dana besar. Sesuaikan dengan selera antara Anda serta pasangan, lalu lihat kecocokan tersebut berdasarkan pakaian serta keperluan lainnya.

Apa saja kira-kira, 5 lokasi terbaik untuk foto prewedding di Jakarta? Biar tidak penasaran, simak daftar lengkapnya sebagai berikut :

1. Monumen Nasional (Monas)

Monas

Kurang afdol rasanya, kalau belum membahas Monumen Nasional alias Monas. Ya, bangunan ikonik khas Jakarta ini telah diresmikan sejak tanggal 12 Juli 1975. Butuh waktu belasan tahun untuk merampungkan monumen ikonik yang satu ini, hingga selesai dengan hasil memuaskan.

Rancang bangun Tugu Monas merujuk pada konsep pasangan universal yang abadi, yakni Lingga dan Yoni. Tugu obelisk yang menjulang tinggi adalah lingga yang melambangkan laki-laki, sementara pelataran cawan landasan obelisk adalah Yoni yang melambangkan perempuan.

Maka dari itu, rancang bangun Monas penuh dimensi khas budaya bangsa Indonesia. Monumen yang satu ini terdiri atas 117,7 meter obelisk di atas landasan persegi setinggi 17 meter, pelataran cawan, serta dilapisi oleh marmer Italia. Mengapa harus Monas?

Sebab, Monas telah menjadi simbol utuh kebangsaan dengan sejumlah sudut tempat yang memukau. Semua pasangan berhak untuk memilih Monas sebagai lokasi foto prewedding di Jakarta, apalagi jika Anda berdua berasal dari kota ini. Bakal lebih berkesan!

Tak melulu berpatok dengan monumennya sendiri, Monas memiliki beberapa spot indah dan syahdu sebagai latar foto. Coba lihat taman besar yang cocok untuk dijadikan lokasi prewedding, air terjun, bangku taman, dan bahkan beberapa pepohonan rindang nan cantik dan teduh.

2. Bundaran HI

Bundaran HI

Tak jauh dari Monas, Anda dan pasangan bisa mengunjungi Bundaran HI di kawasan Hotel Indonesia, Tanah Abang. Terdapat Monumen Selamat Datang yang menyimpan sebuah cerita menarik pada masa lampau, tepatnya era pemerintahan Presiden Soekarno.

Pada 1962 silam, Jakarta menyambut tamu-tamu kenegaraan di Bundaran Hotel Indonesia. Ketika itu, Bung Karno membangun Monumen Selamat Datang dalam rangka Asian Games IV yang diadakan di Jakarta. Sampai sekarang, monumen tersebut terus dirawat dengan apik.

Tinggi patung perunggu ini dari kepala sampai kaki 5 m, sedangkan tinggi seluruhnya dari kaki hingga tangan yang melambai adalah +-7 m, dan tinggi kaki patung adalah 10 m. Pembuatan patung ini memakan waktu sekitar satu tahun.

Tahun 2002 lalu, Bundaran HI direstorasi dengan penambahan air mancur, desain kolam baru, serta pencahayaan. Setelah era reformasi, Bundaran HI menjadi tempat populer untuk melakukan berbagai kegiatan masyarakat. Saat Minggu tiba, Car Free Day digelar di sini.

Mengapa Bundaran HI cocok dijadikan lokasi foto prewedding di Jakarta? Pasalnya, pemandangan di sana tampak begitu indah pada waktu yang tepat, contohnya saat malam tiba. Gemerlap lampu, sorot lampu, dan gedung-gedung Jakarta, tampak cocok buat latar fotomu!.

3. Kota Tua

Kota Tua

Bergeser ke kawasan Jakarta Barat, Anda serta pasangan perlu menyambangi Kota Tua dengan gaya klasik serta instagramable. Wilayah khusus ini memiliki luas 1,3 kilometer persegi, yakni melintasi Jakarta Utara dan Jakarta Barat (Pinangsia, Taman Sari, hingga Roa Malaka).

Dahulu, Kota Tua atau Jakarta Lama dianggap sebagai pusat perdagangan untuk Benua Asia karena lokasi yang strategis dengan sumber daya melimpah. Tak heran, pelayar Eropa kerap menyebut kawasan ini sebagai “Permata Asia” atau “Ratu dari Timur”.

Pada tahun 1972, Gubernur Jakarta pada masanya yakni Ali Sadikin, mengeluarkan dekret yang resmi menjadikan Kota Tua sebagai situs warisan. Keputusan tersebut ditujukan untuk melindungi sejarah arsitektur kota, atau setidaknya bangunan yang masih tersisa di sana.

Bagi Anda yang menggemari nuansa klasik serta kental akan sejarah, Kota Tua juga bisa menjadi salah satu lokasi favorit untuk foto prewedding di Jakarta. Tugas sang fotografer juga bakal dimudahkan, mengingat hampir seluruh sudut di Kota Tua layak buat dijadikan latar pemotretan.

Bosan berkutat di satu tempat, Anda bisa mengunjungi Museum Bank Indonesia, Cafe Batavia, Museum Fatahilah, dan destinasi di sekitarnya. Ingin foto sambil naik sepeda onthel ? Bisa kok, cukup sewa dengan harga sekitar Rp. 20 ribu, maka hasil foto prewedding akan unik dan romantis! Usahakan untukmengambil foto di hari lowong agar tidak penuh, semisal weekday.

4. Pelabuhan Sunda Kelapa

Pelabuhan Sunda Kelapa

Setelah berkutat di Kota Tua, saatnya menuju Pelabuhan Sunda Kelapa yang cukup dekat untuk dijangkau. Sejarah pelabuhan Sunda Kelapa begitu panjang, sehingga tak bisa dilupakan begitu saja. Ya, pelabuhan ini dikenal semenjak abad ke-12.

Pelabuhan Sunda Kelapa telah dicanangkan sebagai destinasi wisata karena nilai sejarahnya yang tinggi. Kawasan tersebut dikelola oleh PT Pelindo II yang tidak disertifikasi International Ship and Port Security karena sifat pelayanan jasanya hanya untuk kapal antar pulau.

Suasana khas pelabuhan seperti deretan kapal, hamparan laut, dan langit yang terbentang luas, menjadi alasan mengapa Pelabuhan Sunda Kelapa layak menjadi lokasi foto prewedding di Jakarta untuk seluruh kalangan. Jangan sampai melewatkan opsi ini, ya!

5. Deretan Taman di Jakarta

Taman di Jakarta

Walau terkenal dengan kota yang penuh akan gedung pencakar langit, namun Jakarta masih menyediakan taman. Masyarakat dapat beristirahat sejenak sambil berteduh dari panasnya ibu kota di balik pepohonan rindang. Ingin mengambil foto prewedding? Tentu saja bisa!

Coba Taman Suropati yang berada sekitar kawasan Menteng. Serupa taman pada umumnya, Anda dan pasangan bisa bergaya romantis dengan latar belakang pohon serta tanaman hijau. Tak banyak orang yang berada di sini, sehingga bakal terasa lebih intim.

Masih ada taman lain seperti Taman Menteng, Taman Kota 2, Taman Situ Lembang, dan lain-lain. Menarik bukan, lokasi foto prewedding di Jakarta yang telah dibeberkan di atas? Yuk, tentukan pilihan bersama pasangan Anda. Selamat menjelajah!.

 Share & Komentar

 Artikel lainnya