Oleh-Oleh ''Lapis Bogor Sangkuriang'' Hasil Olahan Talas

Oleh-Oleh ''Lapis Bogor Sangkuriang'' Hasil Olahan Talas

Talas Bogor menjadi salah satu oleh-oleh khas Bogor yang cukup digemari, meskipun namanya belum terlalu dikenal khalayak ramai. Karena dalam proses pembuatannya tanpa menggunakan bahan pengawet, lapis talas ini hanya bisa bertahan hingga 4 hari dan bisa mencapai 7 hari kalau dimasukkan ke dalam kulkas. Sehingga cukup aman untuk dibawa ke luar kota sebagai oleh-oleh untuk keluarga tercinta ataupun sahabat.

Sebagai umbi yang sudah populer, selain dimanfaatkan unntuk makanan cemilan, talas juga dapat dibuat tepung. Dan tepung talas dapat diolah untuk membuat makanan. Itulah yang dilakukan oleh Rizka Wahyu Romadhona pemilik Kue Lapis Bogor Sangkuriang, yang memakai tepung talas sebagai bahan utamanya. Selain tepung talas, kue lapis ini juga menggunakan tepung terigu, gula, susu, telur sehingga adonan itu menghasilkan lapis berwarna kuning dan ungu.

Lapis Bogor Sangkuriang

Rizka bercerita, kalau pemanfaatan tepung talas sebagai bahan utama, sebagai wujud untuk mengangkat talas supaya dapat menambah nilai jual talas itu sendiri. Sehingga diharapkan semakin banyak wisatawan yang mengkonsumsi talas, sehingga dengan sendirinya akan tercipta lapangan kerja yang dapat memajukan perekonomian masyarakat. Wanita yang bergelar Sarjana Teknik Elekro jebolan Institut Teknologi Surabaya (ITS), selalu rajin mengajak kita agar mencintai produk dalam negeri. “Mari Galakkan Cinta Produk Indonesia,”, ujarnya bergelora.

Di dalam Outlet Sangkuriang, kita bisa menemukan talas yang diolah menjadi kue lapis yang terkenal dengan sebutan Lapis Bogor. Meskipun menggunakan bahan dasar talas, tapi tekstur kuenya cukup lembut dengan aroma yang khas. Dalam pengolahannya, lapis talas ini dikombinasikan dengan aneka topping, ada keju, cokelat, cappuccino, tiramisu, strawberry, blueberry, snow white, choco chip, rainbow chip, mint dan original.

 Share & Komentar

 Artikel lainnya