Cara Menurunkan Kolestrol Secara Alami

Cara Menurunkan Kolestrol Secara Alami

Mereka yang ingin menurunkan kolesterol dengan cepat banyak mengandalkan obat-obatan. Meskipun hal ini tidak sepenuhnya salah, namun tanpa pola hidup dan makan yang sehat, penggunaan obat-obatan yang mahal tersebut akan sia-sia. Selain itu, menurunkan kolesterol secara alami jelas lebih baik dibanding obat-obatan yang memiliki efek samping.

Banyak dampak dan pengaruh kolesterol tinggi yang berakibat tidak baik bagi tubuh. Bahkan kolesterol jahat juga dapat menimbulkan berbagai penyakit berbahaya, seperti halnya stroke dan serangan jantung. Lalu langkah apakah yang seharusnya ditempuh agar kadar kolesterol dapat luruh dari dalam tubuh?

1. Alpukat

Pada alpukat dapat ditemukan kandungan asam folat, asam pantotenat, niasin, vitamin B1, vitamin B6, vitamin C, vitamin E, fosfor, zat besi, kalium, magnesium, dan glutation, juga kaya akan serat dan asam lemak tak jenuh tunggal. Kandungan ini yang mampu menurunkan kadar trigliserida dan kolesterol darah.

  • Bahan : 1 buah alpukat matang
  • Cara Pemakaian: Buah alpukat dimakan mentah. Lakukan setiap hari.

2. Kubis 

Kubis atau yang biasa juga disebut kol adalah jenis sayuran yang mengandung air, protein, lemak, karbohidrat, serat, kalsium, fosfor, tinamide, dan betakaroten. Selain itu kubis juga memiliki kandungan senyawa sianohidroksibutena (CHB), sulforafan, dan iberin yang merangsang pembentukan glutation.

  • Bahan : 1 buah kubis segar
  • Cara Pemakaian : Cuci kubis hingga bersih, lalu bilas dengan air matang. Potong-potong seperlunya, lalu dijus. Air sari kubis diminum sekaligus, lakukan setiap hari.

3. Belimbing manis

Kadungan serat tinggi yang terdapat pada belimbing dapat mencegah penyerapan lemak, sekaligus dapat menurunkan kadar kolesterol dan mencegah tekanan darah tinggi. Serat yang tinggi juga dapat memperlancar pencernaan. Sementara kandungan vitamin C-nya yang tinggi baik untuk antikanker.

  • Bahan : 2 buah belimbing manis ukuran besar
  • Cara Pemakaian : Buah belimbing dimakan setelah makan pagi dan malam, masing-masing 1 buah.

4. Akar manis

Tanaman ini mengandung sejumlah zat seperti triterpenoid, flavanoid, asam ferulic, asam sinapic, biotin, asam amino dan beta-sitoserol. Yang perlu diperhatikan, jangan menggunakan akan manis dalam dosis besar jangka panjang. Ada laporan bahwa pemakaian akar manis dengan dosis 30-40 gram setiap hari selama 9 bulan dapat menyebabkan kelemahan otot, hipertensi, edema dan kekurangan kalium.

  • Bahan : 10 gram akar manis
  • Cara Pemakaian : Akar manis direbus dengan 3 gelas air bersih hingga tersisa 1 gelas. Setelah dingin, airnya disaring, lalu dibagi menjadi 2 kali minum, pagi dan malam hari.

5. Angkak

Angkak atau yang biasa disebut dengan istilah beras merah cina adalah sejenis cendawan berwarna merah, bernama Latin Monascus purpureus. Angkak bisa digunakan untuk membuat arak merah yang terbuat dari beras, sebagai bahan pengawet makanan, dan untuk obat. Berdasarkan penelitian, angkak mampu menurunkan kadar kolesterol darah.

  • Bahan : 1 sendok teh angkak
  • Cara Pemakaian : Angkak ditumbuk halus, dimasukkan ke dalam cangkir, lalu diseduh dengan secangkir air panas. Minum airnya selagi hangat. Lakukan setiap hari.

6. Bawang merah

Bawang merah (Cepae bulbus) adalah makanan penyedap dapur yang memiliki kandungan senyawa flavonoid yang bekerja sebagai antioksidan dan menurunkan kadar kolesterol, trigliserida, dan gula darah.

  • Bahan : 20 gram bawang merah segar
  • Cara Pemakaian : Bawang merah diiris tipis-tipis, dimakan bersama nasi. Lakukan 3 kali sehari dengan ukuran yang sama.

7. Bawang putih

Bawang putih mengandung bahan aktifnya s-allyl cysteine, serta suatu komponen thioallyl yang mempunyai khasiat hipolipidemik dan antitrombotik. Studi di Munich University, Jerman, menemukan bahwa menambahkan bawang putih ke dalam diet akan menurunkan kolesterol jahat sekitar 10 persen dalam empat bulan. Mengonsumsi bawang putih segar sering jadi masalah bagi banyak orang karena rasa yang tidak enak dan aromanya menyengat.

  • Bahan : 1-2 siung bawang putih
  • Cara Pemakaian : Bawang putih diiris tipis-tipis atau dipipiskan dan dibuat bulatan kecil, lalu ditelan. Lakukan 2 kali sehari. Namun ada cara lain supaya lebih mudah masuk ke tubuh kita. Bawang putih bisa dikreasikan dengan buah-buahan yang enak, menjadi jus kaya manfaat.

8. Kunyit

Kunyit adalah tumbuhan yang juga memiliki khasiat untuk melancarkan darah dan energi vital, menghilangkan sumbatan, sebagai peluruh kentut dan haid, mempermudah persalinan, antibakteri, antiinflamasi, serta memperlancar pengeluaran empedu ke usus.

  • Bahan : 10 gram rimpang kunyit segar
  • Cara Pemakaian : Rimpang kunyit dibersihkan, lalu diiris tipis-tipis. Rebus dalam air 2 gelas hingga tersisa 1 gelas. Setelah dingin, air disaring dan diminum sekaligus. Lakukan hal ini 3 kali sehari, selama 12 minggu.

9. Temulawak

Tanaman yang memiliki nama latin Curcumae rhizoma ini mempunyai aktivitas kolagoga (memperlancar pengeluaran empedu ke usus).

  • Bahan : 3 jari rimpang temulawak segar
  • Cara Pemakaian : Rimpang temulawak dikupas kulitnya, lalu diparut. Tambahkan 1/2 cangkir air panas dan biarkan mengendap. Setelah dingin, endapannya dibuang dan airnya diminum. Lakukan setiap hari.

10. Seledri

Akar seledri mengandung asparagin, pentosan, glutamin, tirosin, manit, zat pati, lendir, dan minyak atsiri. Khasiatnya memacu enzim pencernaan dan peluruh kencing.

  • Bahan : 30 gram akar seledri segar
  • Cara Pemakaian : Akar seledri dicuci bersih, lalu direbus dengan 2 gelas air bersih hingga tersisa 1 gelas. Setelah dingin, air disaring lalu minum sekaligus.
 Share & Komentar

 Artikel lainnya